PIMPINAN MAJELIS ZIKIR NURUL MUHIBBIN JADI PENCERAMAH DALAM PELEPASAN JEMAAH CALON HAJI GADUNG 2018

Pimpinan Majelis Zikir Muhibbin, Ustd. Syamsi menjadi penceramah dalam kegiatan pelepasan jemaah calon haji Desa Gadung tahun 2018/1439H yang dilaksanakan di masjid Al-Muttaqiin, Selasa (24/07/2018).

Tahun ini merupakan kegiatan pelepasan jemmah calon haji Desa Gadung yang ke 13 sejak tahun 2005,yang merupakan agenda rutin pemerintahan desa dalam rangka memberi semangat dan mengajak masyarakat yang mampu dapat melaksanakan ibadah haji serta silaturahmi jemaah calon haji dengan seluruh masyarakat, serta pamitan dan mengharapkan doa dan restu agar diberi kemudahan dalam melaksanakan ibadah di tanah suci Mekah Al-Mukarramah dan dapat menjadi haji yang mabrur dan mabruroh.

Sebanyak 3 orang jemaah calon haji dari Desa Gadung akan bergabung dengan 99 orang jemaah calon haji Kabupaten Bangka Selatan yang rencanakan akan di berangkat dalam kloter 7 yang terdiri dari Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Barat sebagaimana di jelaskan oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kabupaten Bangka Selatan, Iskandar,M.Pd.

Ustad. Syamsi menyampaikan Indonesia yang merupakan penganut agama islam terbesar di dunia, mengapa kita tidak bisa mengembangkan dan penganut agamanya dengan baik dan benar dengan pandangan cinta dan cerminan hati. Mengapa kalau kita mencintai agama, kita tidak mencari apa itu islam, bila kita mencintai Allah mengapa kita mencari bagiamana  Allah itu.begitu juga bila kita mencintai Nabi Kita Muhammad SAW, mengapa kita tidak mencari tahu tentang Rasulallah. Begitu juga disini kita dalam rangka peringatan syukuri keberangkatan jemmah calon haji, tentu kita mencintai ibadah Haji,maka telah seharusnya kita mencari dan ingin tahu tentang ibadah haji. Kita telah diundang oleh Allah, maka kita pasti di hormati oleh Nya, maka dengan hati yang iklas selamat melaksanakan ibadah haji bagi yang akan berangkat dan tolong doakan kami, agar kami dapat melaksanakan ibadah haji di tahun-tahun selanjutnya, tutup ustad. Syamsi.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan