BPD DAN PEMDES BAHAS RAPERDES INISIATIF

Badan Permusyawaratan Desa dan Pemdes Gadung bahas Raperdes inisiatif yang di ajukan oleh BPD pada Pemdes tertempat di Gedung Pertemuan Terparu Kantor Desa Gadung, Senin, 26/12/2018.

Turut Hadir dalam kesempatan ini, Ketua dan seluruh Anggota BPD yang berjumlah 11 orang dan Kades Gadung beserta seluruh Perangkat Desa, Ketua RT,Tokoh Agama,tokoh masyatakat dan Lembaga Kemasyarakatan Desa.

A. Basahir dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPD yang telah mengajukan Raperdes inisiatif ini, semoga ini menjadi aturan yang bisa menjadi acuan kita selaku pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan di desa kita ini. 2 Rancangan ini berhubungan langsung dengan pengaturan kemasyarakatan, yang mana mengikat kita baik di luar maupun di dalam masyarakat desa kita,kepada seluruh yang hadir dapat membahas rancangan ini dengan baik daj dapat memberi sumbang saran sebelum kita tetapkan menjadi Perdes nantinya.

Sementara itu Ketua BPD, Husriyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta mudes yang telah meluangkan waktu untuk hadir membahas dan menyepakati Rancangan Perdes ini, sehingga nantinya bisa menjadi acuan pemdes dalam melaksanakan kegiatan sehari-harinya,  selain itu kami selaku Ketua BPD telah lama  berkeinginan untuk menyusun suatu aturan di desa kita ini yang bisa menjadi bahan pengawasan kami kepada pemdes selaku pihak yang menjalankan perdes. Rancangan Perdes yang kami ajukan ini merupakan timbal balik atas semua kegiatan yang telah pernah kita ikuti selama ini, misalnya kegiatan penyusunan peraturan desa dan kegiatan yang baru-baru ini kami ikuti dengan Sekretaris BPD yakni kegiatan penyuluhan hukum di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pungkasnya sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Desa Pembahasan Rancangan Perdes tentang Amal Kematian  dan Rancangan Perdes Partisifasi Bilangan Hari dan Tahlilan di Desa Gadung.

Dalam pembahasan banyak instrupsi dan pembahasan pasal demi pasal yg di ajukan oleh peserta Musdes, sehingga banyak perubahan dan konsendran yang berubah demi kepentingan masyatakat desa. Pembahasan dipimpin langsung oleh Ketua BPD dan Sekretaris BPD. Sehingga sebelumnya Raperdes yang diajukan mengunakan kata pungutan dan sumbangan di hilangkan dan dipersingkat. Penyusunan Raperdes ini merupakan bagian dari Kewenangan Desa yang berdasalkan asal usul.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan